Bogor, Update Berita– Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa, Pemerintah Desa Sirnasari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, bersama warga masyarakat secara gencar mengembangkan budidaya tanaman jagung. Langkah ini menjadi solusi strategis untuk menjamin ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di wilayah tersebut.
Kepala Desa Sirnasari menyampaikan bahwa pengembangan jagung dipilih karena tanaman ini cocok dengan kondisi tanah dan iklim di daerah setempat. Selain perawatannya relatif mudah, jagung juga memiliki masa panen yang singkat sehingga dapat diproduksi secara berkelanjutan sepanjang tahun.
“Ketahanan pangan itu pondasi utama kestabilan desa. Dengan membudidayakan jagung sendiri, kita tidak perlu bergantung pada pasokan dari luar. Hasil panennya bisa dikonsumsi langsung oleh keluarga, sisanya dijual untuk menambah pendapatan,” ujarnya, Rabu (20/5).
Hingga saat ini, luas lahan yang dimanfaatkan untuk tanaman jagung terus bertambah. Warga pun antusias menjalankan program ini karena terbukti memberikan hasil yang nyata dan berkelanjutan.
Ke depannya, Pemerintah Desa Sirnasari berencana memperluas areal tanam serta mendorong pengolahan jagung menjadi produk olahan bernilai jual lebih tinggi, agar manfaatnya semakin besar bagi kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga Desa.
(A. Riski)






