P3-TGAI Rp195 Juta di Desa Ciampea Udik Rampung, Ketua Kelompok Prioritas Kami Air Mengalir Lancar ke Sawah Warga

 

Bogor, UpdateBeritatv.com — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Daerah Irigasi Toblongan II yang berlokasi di Kampung Cisalada RT 01 RW 05, Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, berhasil diselesaikan oleh Kelompok P3A Tirta Gemilang. Program yang didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp195 juta itu diharapkan mampu meningkatkan pelayanan irigasi sekaligus mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

Pembangunan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur irigasi di tingkat desa agar kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara optimal, terutama saat musim tanam.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah atas kepercayaan yang diberikan. Harapan kami, saluran ini dapat mengalirkan air dengan lebih lancar sehingga kebutuhan petani terpenuhi dan hasil panen semakin meningkat,” ujar A. Dedi,
Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan program P3-TGAI tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan. Dengan adanya rasa memiliki, saluran irigasi diharapkan dapat dipelihara secara berkelanjutan agar manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat.

Salah seorang warga sekaligus petani setempat mengaku bersyukur atas pembangunan saluran irigasi tersebut. Selama ini, distribusi air ke lahan pertanian kerap mengalami kendala, terutama saat debit air menurun.

“Sekarang aliran air jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Kami berharap saluran ini terus dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang dan hasil pertanian warga semakin meningkat,” tuturnya.

Program P3-TGAI merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan jaringan irigasi berbasis pemberdayaan masyarakat.

Dengan infrastruktur yang lebih baik, petani di Kampung Cisalada RT 01 RW 05, Desa Ciampea Udik, diharapkan dapat mengelola lahan secara lebih efektif, meningkatkan indeks pertanaman, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian.Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *