Jembatan penyeberangan sementara Akses Pejalan Kaki Dibatasi Hanya Muat 10 Orang Sekaligus, Warga Tetap Tertib Antri

Gunung putri /Bogor-updateberitatv.com
Jembatan penyeberangan yang menjadi akses penting penghubung warga di wilayah [kecamatan Gunung putri dan kecamatan klapnunggal lokasi /kampung kedep dan kampung wa lahir kini menerapkan aturan ketat pembatasan jumlah penyeberang. Berdasarkan hasil pengecekan keselamatan, struktur jembatan hanya diizinkan dilalui maksimal 10 orang dalam satu waktu demi mencegah hal yang tidak diinginkan.(17/07/2026

Jembatan sepanjang sekitar 100 meter itu menghubungkan dua pemukiman yang terpisah aliran sungai, cileungsi sekaligus menjadi jalan tercepat warga menuju sekolah, pasar, dan lahan pertanian. Sebelum aturan ini diberlakukan, sering terjadi penumpukan pejalan kaki yang membuat jembatan bergoyang cukup hebat dan memancing kekhawatiran warga.

Meskipun harus bersabar menunggu giliran, warga menunjukkan pengertian tinggi. Terlihat mereka berbaris rapi sambil menjaga jarak, tanpa ada yang memaksa ikut melintas duluan.

“Asep salah satu karyawan pabrik mengatakan, Memang agak lama sedikit, tapi keselamatan jauh lebih utama. Jembatan ini sudah l menjadi tumpuan kami, sayang sekali jika sampai rusak karena dipaksa menampung terlalu banyak orang,, warga yang setiap hari melintas menuju ke pabrik. ujarnya ” (M adrianus)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *